Monday, September 6, 2010

Plak dan Kalkulus

Plak merupakan penyebab utama terjadinya karies dan penyakit periodontal. Mengandung deposit bakteri sebanyak 90-95%, dengan konsistensi lunak, tidak bermineral, tidak langsung melekat erat pada gigi, gusi dan alat yang berada di dalam mulut seperti alat ortho (kawat gigi) dan tambalan, namun melalui matrix glikoprotein saliva (acquired pellicle) dan polimer bakteri extraseluler.


KOMPOSISI PLAK
Plak terdiri atas mikroorganisme (> 325 macam spesies). Sebanyak 1 gram plak berisi jutaan bakteri, mikroorganisme non bakteri (ragi, virus, protozoa) dan sel-sel microbial (sel-sel epitel, makrofag dan leukosit)

KLASIFIKASI PLAK
Plak supragingiva
Plak ini terletak pada atau diatas gingival margin, juga dapat berkontak langsung dengan gingival margin (plak marginal)



Plak subgingiva
Terletak dibawah gingival margin atau di dalam sulcus gingival

Perbedaan lokasi plak berkaitan dengan proses penyakitnya
1. Plak marginal dapat menyebabkan terjadinya gingivitis
2. Plak supra dan subgingiva yang berhubungan dengan gigi dapat memicu terbentuknya pembentukan kalkulus dan karies akar
3. Plak subgingiva yang berhubungan dengan jaringan lunak menyebabkan kerusakan jaringan lunak hingga mengakibatkan priodontitis
4. Plak di sulcus gingival menyebabkan gingivitis

Pembentukan Plak
- Biasanya plak terlihat setelah 1-2 hari pada gigi
- Berwarna putih keabuan/kekuningan
- Sering ditemukan pada daerah servikal gigi, karena dekat dengan sulcus gingival sehingga jauh dari jangkauan self cleansing lidah, saliva(ludah) dan bibir
- Seringkali terdapat pada permukan gigi yang retak, pit, fissure, dibawah restorasi yang overhanging dan di sekitar gigi yang malposisi

Cara plak menimbulkan karies
Bakteri yang terdapat dalam sulcus atau kantung gusi mengeluarkan toxin dan enzyme hingga mengakibatkan luka kecil pada epitel sulcus. Luka ini disebut microulserasi yang bisa dimasuki oleh bakteri kemudian menembus jaringan ikat dan merusaknya dengan system imunologis.

KALKULUS

Kalkulus merupakan plak yang mengalami mineralisasi atau kalsifikasi, sehingga konsistensi kalkulus lebih keras dibandingkan plak.
Kalkulus terbagi atas 2 jenis :
1. Kalkulus supraginginva (salivary calculus), terletak di atas gingival, berwarna putih/putih kekuninagn, dengan konsistensi seperti tanah liat, dapat dideteksi oleh mata, biasanya sering terlihat di lingual Rahang Bawah anterior

2. Kalkulus Subgingiva, terletak didalam sulcus gingival, berwarna coklat tua/hitam kehijauan, konsistensi seperti batu, melekat erat pada gigi, tidak dapat dideteksi oleh mata, namun dapat terlihat jika gusi mengalami resesi. Biasa terlihat pada daerah bukal Rahang Atas.

Kecepatan pembentukan kalkulus untuk setiap orang berbeda, ada yang mudah dan cepat terbentuk, ada pula yang tidak. Pembentukan kalkulus terjadi 1-14 hari setelah plak mengendap, dan dalam 2 hari pengerasan mencapai 50%, jika sudah 12 hari pengerasan mencapai 60-90%. Kalsifikasi plak membentuk kalkulus ini dimulai dari bagian yang melekat pada gigi.

No comments:

Post a Comment